Pentingnya Mental Health Untuk Generasi Z

 


Sebagian besar orang banyak yang berfikir bahwa sehat hanya berasal dari aspek fisik saja. Namun sebenarnya tidak hanya itu, masih terdapat aspek lain yang sangat penting yaitu berupa aspek kesehatan mental. Tidak terkecuali semua individu juga pernah mengalami gangguan mental. Jika kesehatan mental dari seseorang akan terganggu maka ia akan mengalami sebuah suasana hati yang kurang membaik. Buka hanya itu saja, jika sudah mentalnya terganggu maka kemampuan akan berfikirnya semakin menurun dan membuat suatu tingkah lakunya mengarah pada hal yang buruk.

Kesehatan mental merupakan kondisi batin yang dimiliki oleh manusia yang dapat mempengaruhi perilaku dan emosi yang dialami oleh manusia. Gejala dan penyebabnya memang tidak bisa dilihat secara fisik tetapi gejala yang dialami oleh penderita yaitu bisa dirasakan oleh orang yang paling dekat dengannya. Sehingga apa saja perilakunya akan berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Setiap orang pasti akan merasakan cemas, namun cemas yang biasa akan bersifat sementara. Berbeda dengan mengalami gangguan mental, perasaan cemas itu akan sulit untuk hilang dan bahkan semakin hari akan semakin buruk jika tidak segera diatasi.

Penyakit mental yang sering menimpa para generasi Z biasanya tejadi karena adanya rasa takut, memikirkan hal yang belum pernah terjadi, depresi, trauma, panic, cemas, dan masih banyak lagi. Sehingga dengan adanya penyakit tersebut banyak generasi Z yang pergi ke psikiater untuk melakukan konsultasi dengan dokter. Selain itu sesame penderita banyak yang memilih untuk berkumpul dengan sebuah komunitas supaya bisa meringankan gangguan mental yang dilakukan dengan berbagi cerita dan saling memberikan motivasi antara satu dengan lainnya. Sebagian besar para generasi Z yang menderita gangguan mental tidak memiliki bantuan kesehatan karena adanya sebuah kendala, padahal kesehatan mental sangat penting untuk dimiliki oleh para generasi muda.

Berdasarkan hasil penelitian yang sudah ada dan telah dirilis oleh kementerian kesehatan RI penderita gangguan kesehatan mental semakin meningkat. Peningkatan terjadi secara signifikan mulai dari tahun 2013 hingga tahun 2018. Pada tahun 2013 penderita penyakit kesehatan mental yang dialami oleh generasi Z yaitu sebesar 1.7 %. Sedangkan pada tahun 2018 semakin meningkat dengan jumlah penderita sebesar 7 %. Terdapat berbagai faktor munculnya penyakit ini. Biasanya para generasi muda mengidap penyakit ini karena adanya faktor pekerjaan, teman, keluarga, pasangan, adanya ujian hidup yang berat dan masih banyak lagi penyebab lainnya.

Rata-rata data prevalensi yang menunjukkan gangguan mental diatas tejadi pada usia remaja sekitar 15 tahun ke atas. Sudah terlihat data diatas mengalami peningkatan hampir 6 % dari jumlah penduduk seluruh Indonesia atau bisa dikatakan sekitar 14 juta orang. Tidak hanya gangguan kesehatan ringan saja, tetapi juga terdapat gangguan kesehatan yang berat dimana mengidap penyakit skizofrenia sekitar 1.7 per 1000 penduduk atau bisa saja sekitar 400.000 orang penderita. Berdasarkan survey yang telah dilakukan oleh WHO menunjukkan bahwa setiap detik yang telah terjadi ada sekitar 1 hingga 2 orang yang memilih untuk melakukan bunuh diri dei seluruh dunia yang terjadi pada usia 15 hingga 29 tahun. Untuk mencegah hal tersebut, Indonesia penting untuk mengatasi gangguan kesehatan yang diderita oleh para generasi Z.           

Cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesadaran bahwa kesehatan mental sangat penting bagi generasi Z Indonesia yaitu dengan sebuah sosialisasi terlebih dahulu. Sosialisasi penting untuk dilakukan supaya para generasi Z bisa sadar akan adanya sebuah penyakit tersebut sebelum terjadi pada dirinya. Sosialisasi bisa dilakukan dengan sharing yang bisa dipimpin oleh seorang psikologis klinis. Dalam pemaparannya bisa memberikan sebuah tips dan mengingatkan kepada semua generasi Z bahwa setiap orang pasti akan selalu mendapatkan sebuah masalah mental yang terjadi dalam kehidupannya. Terutama sebuah peristiwa yang bisa menyebabkan luka batin sehingga memicu adanya kesehatan mental.

Jadi sebelum terkena masalah besar, cara mengatasinya yaitu dengan membagi waktu supaya tidak memikirkan masalah tersebut dalam berlarut-larut hingga mencapai kesedihan. Jangan sampai memikirkan masalah tersebut hingga berjam-jam atau bahkan hingga sehari dan berhari-hari. Jika anda memikirkan sesuatu tersebut hingga berhari-hari anda harus bisa menemukan solusi yang tepat dan kembali tanpa adanya sebuah masalah. Sebenarnya manusia jika hidup harus bisa bersama dengan emosinya. Sebab merasakan suatu emosi merupakan sebuah hal yang manusiawi. Akan tetapi dengan adanya sebuah emosi tersebut jangan sampai digunakan secara berlebihan.

Sebagai manusia harus bisa merespon dan memaknai sebuah emosi sebab emosi merupakan aliran energi yang terdapat di dalam diri manusia. Sebenarnya adanya stress yang dialami oleh manusia itu wajar, akan tetapi jika stress yang dialami berlebihan juga tidak baik dan menyebabkan penyakit mental. Jika seseorang memiliki sebuah masalah dan menyebabkan stress maka sebaiknya penderita harus banyak tersenyum dan paling tidak tersenyum untuk dirinya sendiri. Anda harus memiliki prinsip bahwa tersenyumlah untuk bisa merubah dunia dan lingkungan sekitar. Bukan karena dunia yang tersenyum karena perubahan dari diri kita.

Selain itu untuk menghibur diri, para generasi Z juga harus tetap memenuhi social life seperti olahraga, nongkrong, dan menjadi diri sendiri apapun yang bisa di lakukan sebisanya saja. Dilarang mencoba menjadi orang lain Cuma ingin mendapatkan sebuah pujian saja. Saat ini semakin banyak para generasi muda mengalami masalah gangguan mental yang besar. Melihat perkembangan pemuda zaman sekarang berdasarkan interaksi yang telah dibakukan bahwa generasi Z semakin rapuh dan mudah baperan jika terdapat sesuatu masalah sehingga secara tidak langsung cara menghadapinya dengan kesedihan berlarut-larut tanpa berfikir bahwa kesehatan mental sangatlah penting.

Jika sebagian besar pemuda mudah mengalami gangguan mental hal ini sangat berbahaya. Sebab dapat menjadi potensi terhambatnya karir serta mimpi yang sedang diinginkan ata karir yang sudah mereka punya. Maka dari itu dengan adanya hal seperti ini generasi Indonesia secara pembangunan Negara juga akan ikut terhambat sebab generasi Z merupakan generasi penerus bangsa. Jika para pemuda sudah mengalami gangguan mental dan sudah hampir menunjukkan gejala ada baiknya jika segera ke dokter untuk konsultasi dan menceritakan semuanya kepada dokter. Dilarang untuk memendam sebuah masalah sendiri karena akan berpengaruh terhadap jiwa dan psikis seseorang.

            Semakin menghadapi sebuah masalah, para generasi Z semakin salah dalam menanganinya. Padahal kesehatan mental sangat penting bagi generasi Indonesia kedepannya. Cara untuk mengatasi adanya gangguan mental yaitu dengan memikirkan sebuah hal yang positif dan selalu memikirkan sesuatu yang bahagia. Sebab jika memikirkan sesuatu hal yang bahagia maka terdapat harapan untuk semangat dan bangkit.

            Selain itu harus tetap semangat dalam belajar dan jangan takut untuk gagal. Selai itu cobalah untuk lebih terbuka kepada sesama. Hilangkan semua masalah dengan cara bercerita, dengan demikian bisa juga penderita akan lebih lega dan terlihat bahagia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Menyayangi Diri Sendiri